Turnover Rate
Apa yang dimaksud dengan Turnover Rate? Cara menghitung tingkat perputaran karyawan dan arti angkanya bagi perusahaan.
Apa itu Turnover Rate?
Turnover Rate (Tingkat Perputaran Karyawan) adalah persentase jumlah karyawan yang meninggalkan perusahaan (baik resign sendiri maupun di-PHK) dan digantikan oleh karyawan baru dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun).
Ini merupakan salah satu KPI HRD yang paling krusial.
Cara Menghitung Turnover Rate
Rumus dasarnya adalah: Turnover Rate = (Jumlah karyawan yang keluar / Rata-rata jumlah karyawan aktif) x 100%
Contoh: Di awal tahun 2026, PT XYZ memiliki 100 karyawan. Di pertengahan tahun, jumlahnya menjadi 120 (karena ada rekrutmen). Selama tahun tersebut, ada 11 karyawan yang resign.
- Rata-rata karyawan aktif = (100 + 120) / 2 = 110.
- Turnover = (11 / 110) x 100% = 10%.
Apakah Turnover Tinggi Itu Buruk?
Secara umum, tingkat perputaran karyawan yang tinggi (High Turnover) merupakan indikator buruk karena:
- Biaya merekrut dan melatih karyawan baru sangat mahal.
- Mengganggu kelancaran operasional perusahaan.
- Seringkali merupakan gejala bahwa perusahaan memiliki gaji di bawah standar pasar, beban kerja terlalu berat (burnout), atau manajemen (leadership) yang buruk.
Idealnya, turnover rate yang sehat berada di kisaran 10% - 15% per tahun.
🚀 Capek Pantau Target Kerja Tim Secara Manual?
SuperTim menyelaraskan KPI, tugas, dan target tim Anda secara instan menggunakan asisten AI Coach. Tinggalkan cara lama yang tidak efisien.
Coba SuperTim Gratis Sekarang