Headhunter
Apa itu headhunter di dunia rekrutmen, perbedaannya dengan HR internal, dan cara kerjanya.
Apa itu Headhunter?
Headhunter (secara harfiah: "Pemburu Kepala") adalah agen atau pihak ketiga (eksternal) yang disewa oleh sebuah perusahaan untuk mencari dan merekrut talenta terbaik untuk mengisi posisi kerja tertentu. Profesi ini secara formal disebut Executive Search Recruiter.
Berbeda dengan perekrut internal (HRD perusahaan) yang biasanya memasang lowongan kerja lalu menunggu pelamar datang (active hiring), seorang headhunter bergerak sangat agresif. Mereka secara diam-diam (passive hiring) mencari kandidat profesional yang sebenarnya tidak sedang mencari kerja, lalu membujuk mereka agar bersedia dibajak (poached) ke perusahaan kliennya.
Kapan Perusahaan Menggunakan Headhunter?
Jasa headhunter terbilang cukup mahal (komisinya bisa mencapai 15-30% dari total gaji setahun kandidat). Perusahaan biasanya baru menyewa mereka ketika:
- Posisi Tingkat Tinggi (C-Level/Manajerial): Sulit mencari Direktur atau CEO hebat yang menganggur dan melihat portal lowongan kerja.
- Posisi Sangat Spesifik (Niche): Misalnya mencari Senior Machine Learning Engineer yang paham spesifik bahasa pemrograman langka.
- Rahasia Perusahaan (Confidential Search): Jika perusahaan ingin memecat direkturnya saat ini dan mencari pengganti tanpa sepengetahuan sang direktur, mereka akan menyewa headhunter agar prosesnya tidak bocor ke publik.
🚀 Capek Pantau Target Kerja Tim Secara Manual?
SuperTim menyelaraskan KPI, tugas, dan target tim Anda secara instan menggunakan asisten AI Coach. Tinggalkan cara lama yang tidak efisien.
Coba SuperTim Gratis Sekarang